Home » Terbaru » Agama » Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan Sah Tidak? Ini Jelasnya!

Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan Sah Tidak? Ini Jelasnya!

arsyad April 20, 2024

Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan – Puasa Ramadan adalah salah satu kewajiban agama Islam yang harus dilakukan oleh umat Muslim yang telah mencapai usia baligh. Puasa Ramadan dilakukan selama satu bulan penuh dan diawali dengan menentukan niat puasa sebelum fajar tiba.

Perkara niat sudah dijelaskan dalam sebuah hadis Rosulullah SAW :

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ”.

Artinya :

Dari Umar bin Khattab, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Amalan itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan memperoleh sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya untuk dunia atau untuk wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya untuk apa yang dia hijrahkan’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun, ada kondisi ketika seseorang lupa membaca niat puasa pada awal puasa. Apa hukum lupa baca niat puasa Ramadan? Simak jawabannya hanya di diskop.id.

Bagaimana Hukum Ketika Lupa Membaca Niat Puasa Bulan Ramadhan ?

Bagaimana Hukum Ketika Lupa Membaca Niat Puasa Bulan Ramadhan

Berbicara terkait hukum tentunya harus dijawab sesuai dengan dalil yang ada, agar jawabannya tidak asal. Adapun dalil dalam islam adalah seperti Al-Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyas.

Keempat pedoman tersebut adalah sebagai dalil penguat dalam memberikan jawaban yang benar dan sesuai keadaan. Pada umumnya niat puasa oleh ummat muslim adalah dibaca meskipun didalam hati itu juga sama membaca.

Padahal yang dimaksud dengan niat puasa adalah kesungguhan hati seseorang untuk menjalankan ibadah puasa. Jadi dengan hal ini niat puasa, wajib diikut sertakan dalam pelaksanannya. Agar ibadah puasa yang dikerjakan diberikan kekuatan oleh Allah SWT.

Lalu bagaimana hukum puasanya ketika lupa membaca niat puasa bulan ramadhan ?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas ada baiknya pahami terlebih dahulu apa itu niat puasa. Niat puasa adalah sebuah tekad yang kuat disampaikan oleh seorang muslim dalam hatinya. Untuk menjalankan ibadah puasa yang diwajibkan oleh agama Islam. Adapun niat puasa dilakukan sebelum memulai puasa dan menjadi salah satu syarat sahnya puasa.

Niat puasa harus dilakukan pada waktu yang tepat yaitu sebelum fajar menjelang dan sebelum waktu terbit matahari, dan niat tersebut harus benar-benar disadari dan diucapkan dalam hati dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

Niat puasa terdiri dari kata-kata yang menyatakan bahwa dirinya akan menjalankan puasa pada hari itu dengan mematuhi semua rukun dan syarat puasa yang telah ditentukan oleh agama Islam. Dengan demikian, niat puasa menjadi awal dari pelaksanaan puasa yang diharapkan dapat membawa manfaat spiritual bagi seorang muslim.

Sebagaimana Rosulullah SAW bersabda :

Artinya :

Barang siapa yang tidak berniat puasa dimalam hari sebelum terbitnya fajar, maka tidak ada puasa baginya. HR Abu Daud

مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya :

“Siapa saja yang tidak memantapkan niat puasa sebelum waktu fajar, maka tidak ada puasa untuknya,”

Adapun hukum puasa ketika lupa membaca niat puasa bulan ramadhan ? Maka puasanya tidak sah dan wajib mengqodho pada bulan yang aakn datang.

Perlu dipahami juga niat puasa bukan hanya sekedar dibaca sebelum fajar atau sebelum masuknya waktu sholat subuh. Akan tetapi sebaiknya diikut sertakan dalam pelaksanaan puasa hingga waktu berbuka puasa datang. Dengan demikian secara otomatis seseorang tersebut akan ada yang mengarahkan untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan Menurut Para Ulama

Agar penjelasan terkait hukum lupa membaca niat puasa Ramadhan semakin mudah dipahami maka penulis juga menuliskan beberapa pendapat dari para ulama.

Adapun jawaban dari para ulama terkait hal tersebut adalah seperti dibawah ini :

  • Imam Syafi’i, Imam Maliki, Imam Hambali dan Imam Hanafi berpendapat bahwa : Bagi ummat islam yang pada malam harinya lupa tidak berniat puasa bulan Ramadhan maka tetap berpuasa disiang harinya. Akan tetapi meskipun demikian mereka diwajibkan untuk mengqodho setelahnya.
  • Imam Ghozali berpendapat bahwa : Membaca niat puasa disiang hari diperbolehkan hanya saja puasa tersbut adalah sunnah, tidak untuk puasa Ramadhan ia harus berniat setiap malam.

Waktu Yang Tepat Untuk Niat Puasa Ramadhan

Waktu Yang Tepat Untuk Niat Puasa Ramadhan

Karena niat merupakan salah satu rukun dalam Puasa Ramadhan, maka wajib diikut sertakan disetiap harinya. Bahkan ulama Syafi’iah menyarankan untuk membaca niat puasa diawal waktu satu bulan penuh dibulan Ramadhan sebagai antisipasi.

Khawatir tidak membaca niat sehingga puasa yang dikerjakan tidak sah, meskipun tetap dianjurkan untuk berpuasa akan tetapi diwaktu lainnya wajib mengqodhonya.

Adapun terkait waktu yang tepat untuk niat puasa adalah ?

Pada malam hari yakni mulai masuknya waktu maghrib hingga menjelang waktu fajar atau sholat subuh. Atau sebelum dan sesudah sahur dilaksanakan.

Penutup

Demikianlah ringkasan terkait Hukum Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan yang penulis sampaikan dalam sebuah artikel diskop.id. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan umat muslim dan menjadi motivasi untuk tetap membaca niat puasa bulan Ramadhan. Wallahu A’lam…

Baca Juga :

Artikel Terkait