Home » Terbaru » Agama » Tata Cara Wudhu Yang Benar Saat Berpuasa Muslim Wajib Tahu

Tata Cara Wudhu Yang Benar Saat Berpuasa Muslim Wajib Tahu

arsyad April 18, 2024

Cara Wudhu Yang Benar – Wudhu merupakan salah satu cara untuk dalam Islam yang dilakukan sebelum melaksanakan shalat atau ibadah lainnya. Wudhu dilakukan dengan cara membersihkan beberapa bagian tubuh tertentu dengan air suci dan mensucikan.

Dengan tujuan untuk membersihkan diri dari hadas kecil, yakni seperti buang air kecil, buang air besar dan hadas kecil lainnya. Dengan setelah wudhu maka seseorang tersebut dapat kembali lagi melaksanakan ibadah.

Dalam pelakasanaan ibadah perlu bersuci dengan wudhu karena, badan akan lebih terasa frees dan dapat menghilangkan kantuk. Sehingga ibadah yang dikerjakan bisa menjadi lebih fokus.

Cara Wudhu Yang Benar Menurut Islam

Berbicara tentang wudhu tentunya ada tatacara yang harus diketahui dalam syariat islam sebelum agar tidak salah. Karena hal ini sudah dicontohkan oleh Rosulullah SAW terkait cara wudhu yang benar sesuai sunnah.

Sebelum membahas tentang cara wudhu yang benar menurut islam, ada baiknya pahami terlebih dahulu syarat dan rukun wudhu. Jika sudah paham maka bisa membedakan mana yang fardhu dan sunnah.

Syarat Sahnya Wudhu

Syarat sahnya wudhu perlu dipahami secara menyeluruh agar proses wudhu yang dilakukan bisa diterapkan dengan benar.

Adapun Syarat Sahnya Wudhu adalah seperti dibawah ini :

  • Islam
  • Mumayiz yakni bisa membedakan baik dan buruknya perbuatan
  • Baligh yakni seorang lelaki yang sudah masuk umur 15 tahun atau yang sudah keluar mani. Untuk wanita umur 12 tahun atau yang sudah datang bulan.
  • Berakal sehat : Orang gila tidak sah ketika ia berwudhu
  • Tidak sedang haidh dan nifas untuk wanita
  • Tidak ada benda yang menghalangi masuknya air kedalam kulit, seperti cat, lem, getah dan semisalnya
  • Tidak ada sesuatu yang bisa merubah keadaan air pada saat dikulit, seperti pewarna (bedak), minyak dan semisalnya
  • Air yang digunakan harus suci dan mensucikan
  • Memahami sunnah dan rukun wudhu
  • Untuk seseorang yang ada penyakit hadast maka disarankan berwudhu ketika waktu sholat sudah masuk

Syarat sahnya wudhu ditas juga sama halnya yang disampaikan oleh seorang ustad ternama diindonesia dalam hal cara wudhu yang benar “Adi Hidayat”

Tata Cara Wudhu Yang Benar Untuk Pria Dan Wanita Sesuai Sunnah

Tata Cara Wudhu Yang Benar Untuk Pria Dan Wanita Sesuai Sunnah
  • Berniat “Saya niat wudhu untuk hilangkan hadas Kecil karena Allah “Rukun”
  • Dilanjutkan dengan membaca basmalah Bismillahir Rohmanir Rohim “Sunnah”
  • Upayakan Menghadap Ke Arah Kiblat “Sunah”
  • Membersihkan gigi dengan bersiwak atau Gosok Gigi “Sunah”
  • Membasuh kedua telapak tangan dari jari dan selah-selahnya “Sunah”
  • Berkumur-kumur 3 kali “sunah”
  • Memasukkan air kedalam hidung “Sunnah”
  • Membasuh muka “Farddlu”
  • Membesuh Tangan Sampai kedua Siku “Farddlu”
  • Mengusap sebagian rambut Kepala “Farddlu”
  • Dilanjutkan Membasuh punuk dan telinga “Sunnah”
  • Membasuh kedua kaki hingga mata kaki “Farddlu”
  • Mengulangi tiga kali 3x dari semua gerakan wudhu diatas “sunah”
  • Tertib yakni berurutan dari gerakan wudhu pertama hingga akhir tidak melompat

Beberapa rukun wudhu yang sudah ditulis diatas bisa dipraktikkan dalam hal Cara Wudhu Yang Benar Untuk Pria dan juga Cara Wudhu Yang Benar Untuk Wanita

“Niat” pada dasarnya wajib mengikuti semua aktifitas didalam wudhu, maksudnya adalah bukan hanya sekedar dibaca dalam hati maupun lisan. Karena jika dalam proses wudhu keyakinan niat hanya karena Allah nya hilang maka wudhunya tidak sah.

Cara Wudhu Yang Benar Dan Doanya

Tata cara wudhu yang benar sudah disampaikan diatas, tiggal mengikuti dari awal hingga akhir, tentunya hal ini tidak bisa hanya sekedar teori, melainkan langsung praktik. Lebih bagusnya lagi praktik wudhunya dilihat atau di simak oleh seorang guru yang sanad keilmuannya sampai kepada Rosulullah SAW.

Setelah berwudhu maka disunnahkan untuk membaca doa setelah wudhu, yakni memohon kepada Allah agar tertap dijadikan hamba-hamba yang selalu bertaubat. Bersuci dan memohon agar termasuk dalamngolongan hamba-hamba yang sholih.

Adapun bacaan doa setelah wudhu bisa dilihat dibawah ini :

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin.

Artinya :

“Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih.”

Cara Wudhu Yang Benar Dan Niatnya

Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa untuk cara berwudhu yang benar sudah ditulis dengan lengkap tinggal langsung praktiknya. Hanya saja didalm praktik wudhu ada salah satu rukun yang perlu dipahami yakni terkait niat. Niat merupakan timbulnya sebuah kehendak dan keinginan yang kuat didalam hati yang kemudian direalisasikan dengan pekerjaan nyata.

Maka dari itu sebenarnya jika seseorang ada rasa kehendak yang kuat untuk berwudhu kemudian langsung berangkat melaksanakannya sesuai dengan syariat itu sudah termasuk niat.

Akan tetapi secara umum niat wudhu perlu dibaca baik melalui lisan atau dalam hati agar kehendak ingin melaksanakan wudhu semakin kuat.

Adapun bacaan niat wudhu yang benar adalah seperti dibawah ini :

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul Wudhu’a Lirof’il Hadatsil Ashghori Fardon Lillahi Ta’ala

Artinya :

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.”

Bacaann niat tersebut diatas sebisa mungkin bukan hanya sekedar bacaan saja, melainkan diikut sertakan dalam pelaksanaan wudhu. Agar niat dalam wudhu hanya tertuju kepada Allah SWT semata bukan kepada yang lain.

Cara Wudhu Yang Benar Saat Puasa

Cara Wudhu Yang Benar Saat Puasa

Ada sedikit perbedaan dalam pelaksanaan wudhu pada saat puasa dan diluar puasa, karena ada beberapa bagian sunnah wudhu tidak dilakukan karena dikhawatirkan membatalkan puasa.

Adapun cara wudhu yang benar saat puasa adalah :

Melakukan semua sunnah dan rukun wudhu kecuali berkumur dan istisyaq (Memasukkan air kedalam hidung). Karena khawatir masuknya air kedalam tubuh yang dapat menyebabkan batalnya puasa.

Beberapa pendapat ulama ada yang memperbolehkan selagi hal tersebut tidak berlebihan, namun untuk kehati-hatian maka sebaiknya tidak dilakukan.

Penutup

Demikianlah penjeasan terkait cara wudhu yang benar yang penulis sampaikan dalam artikel diskop.id. Semoga bermanfaat Wallahu A’lam…

Baca Juga :

Artikel Terkait