Home » Terbaru » Agama » Bacaan Niat Wudhu dan Sesudah Wudhu yang Benar dan Artinya

Bacaan Niat Wudhu dan Sesudah Wudhu yang Benar dan Artinya

arsyad February 20, 2024

Niat Wudhu – Agama islam sangat menganjurkan ummatnya untuk selalu dalam keadaan suci, terutama ketika akan melaksanakan ibadah. Salah satu cara untuk bersuci adalah dengan berwudhu.

Didalam pelaksanaan wudhu ada niat yang menjadi rukun sehingga jika niat tersebut tidak diikut sertakan maka wudhunya tidak sah. Perkara niat sebenranya bukan hanya wudhu saja ibadah-ibadah lain juga sangat bergantung pada niat.

Maka dari itu prihal wudhu ini penulis akan menyampaikan bacaan niat wudhu dan sesudah wudhu yang benar agar tidak salah sasaran tentunya hanya karena Allah SWT.

Sekilas Tentang Pengertian Wudhu

Sekilas Tentang Pengertian Wudhu

Wudhu dalam istilah agama Islam yang merujuk pada tindakan membersihkan diri sebelum melakukan ibadah shalat. Wudhu dilakukan dengan cara mengalirkan air ke bagian-bagian tertentu pada tubuh, yaitu wajah, tangan, lengan, kepala, dan kaki.

Tujuan dari wudhu itu sendiri untuk membersihkan diri secara lahir dan batin, sehingga seseorang dapat mempersiapkan diri untuk melakukan shalat dengan baik dan benar. Wudhu adalah salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan sebelum melaksanakan sholat.

Wudhu memiliki banyak manfaat, di antaranya membersihkan diri dari kotoran, memurnikan hati, serta menjaga kesucian dan kebersihan badan. Namun, hal yang paling penting dalam melakukan wudhu adalah niat yang tulus dan ikhlas.

Niat wudhu dan doa setelah wudhu merupakan langkah dalam melakukan proses wudhu. Niat merupakan dari kesadaran dan keyakinan seseorang bahwa dirinya akan melakukan ibadah wudhu sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Bacaan Niat Wudhu Lengkap Yang Benar Sesuai Sunnah

Bacaan Niat Wudhu Lengkap Yang Benar Sesuai Sunnah

Diatas sudah dijelaskan sekilas tentang wudhu sedangkan wudhu yang dikerjakan memiliki salah satu rukunnya yaitu niat. Sangat diwajibkan niat wudhu solat hanya kepada Allah SWT bukan yang lainnya agar aktifitas wudhu tersebut diterima oleh Allah.

Selain berniat dengan ikhlas tentu perlu juga mengetahui bacaan niat wudhu dengan baik dan benar sesuai kaidah bahasa arab. Agar makna dari tujuan wudhu tersebut sesuai dengan yang diinginkan.

Adapun bacaan niat wudhu yang baik dan benar dapat dilihat dibawah ini :

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul Wudhu a Lirof’il Hadatsil Ashghori Fardol Lillahi Ta’ala…

Artinya:

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah Tala.”

Bacaan niat tersebut dilafadzkan sebelum melaksanakan wudhu, akan tetapi sebisa mungkin bukan hanya sebatas melafadzkan niat. Melainkan niat tersebut diikut sertakan dalam pelaksanaan wudhu sampai dengan selesai.

Doa Setelah Berwudhu

Doa Setelah Berwudhu

Selain membaca niat dalam pelaksanaan wudhu maka disunnahkan untuk membaca doa setelah wudhu. Memohon kepada Allah agar dijadikan termasuk golongan orang-orang yang bertaubat, orang-orang yang bersuci dan orang-orang yang sholih.

Adapun bacaan doa setelah berwudhu dapat dilihat dibawah ini :

اشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaaha illalloohu, wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluh. Allahummaj ‘alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikas shalihiin.”

Artinya :

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Doa tersebut diatas sesuai dengan hadis nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi yakni termasuk hadis shohih.

Rosulullah bersabda :

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Artinya :

“Barangsiapa berwudhu kemudian menyempurnakan wudhunya lalu ia membaca doa “Asyhadu allaa ilaaha illalloohu, wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluh. Allahummaj ‘alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikas shalihiin.” Maka dibukalah delapan pintu untuknya delapan pintu surga yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.

Dari penyampaian hadis tersebut diatas Rosulullah SAW menegaskan bahwa sangat dianjurkan untuk membaca doa setelah wudhu.

Tata Cara Berwudhu Sesuai Syariat

Prihal bacaan niat dan doa setelah wudhu sudah disampaikan diatas, kali ini penulis akan menyampaikan tata cara berwudhu sesuai dengan syariat islam. Sekaligus mempraktikkan penempatan niat dalam berwudhu.

Karena bisa jadi masih ada ummat muslim yang belum bisa melaksanakan wudhu dengan baik dan benar, yakni hasil dari ikut-ikutan atau melihat video konten dari internet bukan langsung dari seorang guru.

Adapun tata cara berwudhu sesuai syariat adalah seperti dibawah ini :

Niat :

Niat menyengaja untuk melaksanakan wudhu, untul lafadz niat boleh diucapkan secara lisan , boleh juga didalam hati sebelum memulai wudhu.

Membaca Basmalah :

Sebelum memulai wudhu, bacalah Basmalah, yaitu “Bismillahirrahmanirrahim”.

Membasuh kedua telapak tangan :

Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali, termasuk pergelangan tangan.

Berkumur-kumur :

Mengambil air dan berkumur-kumur sebanyak tiga kali.

Menghirup Air Kedalam Hidung :

Menghirup air kedalam hidung sebanyak tiga kali, dengan cara mengambil air lalu dimasukkan ke dalam hidung dan dikeluarkan kembali.

Membasuh wajah :

Membasuh wajah sebanyak tiga kali, dimulai dari bagian atas awal tumbuhnya rambut dahi hingga dagu dan diperluas ke samping sejauh telinga.

Membasuh lengan sampai siku :

Membasuh lengan sebanyak tiga kali, dimulai dari ujung jari hingga siku.

Menyapu kepala :

Menyapu sebagian rambut kepala sebanyak tiga kali, minimal tiga helai rambut

Dilanjutkan Menyapu punuk dan kedua telinga :

Setelah membasuh sebagian rambut kepala maka dilanjutkan dengan menyapu punuk dan diteruskan telinga sebanyak tiga kali.

Membasuh kedua kaki :

Membasuh kedua kaki sebanyak tiga kali, dimulai dari ujung jari hingga mata kaki.

Penutup

Demikianlah ringkasan terkait niat wudhu dan artinya yang ditulis dalam sebuah artikel diskop.id, besar harapan penulis artikel ini dapat bermanfaat untuk banyaknya ummat muslim.

Khususnya bagi yang sedang belajar mengenai bacaan niat wudhu beserta tata cara wudhu dengan baik dan benar. Wallahu A’lam…

Baca Juga :

Artikel Terkait