Home » Terbaru » Agama » Teori Masuknya Islam ke Indonesia yang Benar Beserta Buktinya

Teori Masuknya Islam ke Indonesia yang Benar Beserta Buktinya

putri_laras February 29, 2024

Teori Masuknya Islam Ke Indonesia perlu dipelajari ya, karena negara kita adalah salah satu negara dengan penduduk Islam terbesar. Bahkan jumlah penganut agama Islam di Indonesia mencapai 87% dari total yang ada. Tentunya ada banyak faktor yang mempengaruhi masuknya islam ke Indonesia. Bahkan sejak ratusan tahun lalu, agama Islam telah masuk ke negeri ini lho, salah satu buktinya adalah sejarah Walisongo yang hingga kini banyak dijumpai.

Menjadi agama paling banyak dianut di Indonesia, tentunya tidak jauh dari banyak dan panjangnya sejarah Islam di Indonesia. Karena memang agama Islam masuk penuh dengan sejarah yang pastinya tidak singkat ya, bahkan sudah terjadi sejak zaman kerajaan. Hal tersebut juga tentunya tidak jauh dari berbagai macam teori masuknya Islam ke Indonesia yang menjelaskan tentang bagaimana awal mula agama ini masuk ke Indonesia.

Tentunya ada beberapa teori yang menjelaskan tentang sejarah masuknya Islam di Indonesia, bahkan sejarah ini juga masuk ke dalam buku dan menjadi sebuah pelajaran bagi umat Muslim di Indonesia. Nah bagi siapapun yang ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana teori masuknya Islam ke Indonesia, maka bisa simak dan pantau penjelasan yang dibagikan kali ini ya.

4 Teori Masuknya Islam ke Indonesia yang paling Benar Beserta Buktinya

4-teori-masuknya-islam-ke-indonesia-beserta-buktinya

Ada berbagai teori masuknya Islam ke Indonesia yang tentunya menjelaskan tentang bagaimana sejarah dan perjalanan masuknya Islam ke negeri ini. Banyaknya teori ini tentu disebabkan karena tidak adanya penjelasan yang pasti terkait dengan kapan Islam masuk ke Indonesia.

Beberapa teori menjelaskan bahwa masuknya islam di Indonesia terjadi sekitar tahun 700 Masehi yang mana tahun tersebut adalah masa kekhalifahan di tanah Arab. Di masa itu, kekhalifahan mengutus beberapa utusannya untuk datang ke Indonesia dengan tujuan menyebarkan agama Islam di negeri ini. Namun tentunya masih ada beberapa teori lain yang menjelaskan tentang sejarah masuknya islam di Indonesia ya.

Karena memang tidak ada penjelasan pasti terkait kapan Islam masuk ke Indonesia. Sehingga munculah beberapa teori yang memperkirakan sejarah masuknya islam di Indonesia. Pastinya berbagai teori ini juga disertai dengan bukti-bukti yang kuat ya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya terkait berbagai teori tersebut, bisa simak penjelasan di bawah ini ya.

Teori Gujarat (India)

Teori India atau Gujarat ini dibuat oleh GWJ. Drewes yang kemudian dikembangkan oleh Snouck Hurgronje dan juga rekan lainnya. Pencetus dari teori ini merupakan para ilmuwan Belanja termasuk juga J. Pijnappel, Christiaan Snouck Hurgronje dan juga Jean Pierre Moquette. Teori ini berisi pandangan bahwa Islam yang dianut oleh negeri ini asalnya dari anak Benua India, utamanya yaitu Gujarat dan juga Mlabar.

Teori Gujarat ini juga telah diyakini oleh sejarawan Indonesia yaitu Sucipto Wirjosuprapto ya. Adapun landasan yang menjadi penyebab tercetusnya pemikiran ini adalah pedagang muslim yang menjadi perantara di perdagangan Timur Tengah dengan Nusantara pada beberapa kota pelabuhan India. pada abad ke-13. Yang mana para pedagang kaya dari Gujarat datang dari Malaka kemudian menjalin hubungan persahabatan dengan rakyat Nusantara di wilayah Barat.

Hal ini yang menyebabkan terbentuknya kerajaan Islam yang bernama Samudera Pasai. Untuk bukti yang ada dalam teori ini adalah adanya makam Malik As-Saleh yaitu salah satu pendiri kerajaan Samudera Pasai. Hal ini dijadikan bukti karena corak dari batu nisan Malik As-Saleh mirip dengan batu nisan yang ada di Gujarat. Begitu pula dengan makam Maulana Malik Ibrahim (Walisongo) juga memiliki corak khas Gujarat.

Teori Mekah (Arab)

Teori Mekah (Arab) merupakan teori yang didukung oleh J.C. Van Leur dan juga BUya Hamka atau Abdul Malik Karim Amrullah. Teori ini menyebutkan bahwa Islam masuk ke Nusantara langsung dari Arab khususnya Mekah yang terjadi pada masa kekhalifahan. Dalam teori ini Buya Hamka menjelaskan melalui bukunya yang berjudul “Sejarah Umat Islam” pada tahun 1997 tentang berbagai bukti masuknya agama Islam di Indonesia.

Berbagai bukti lain juga ditemukan pada naskah kuno di Cina. Yang mana naskah tersebut menyebutkan bahwa terdapat kafilah bangsa Arab yang menetap di Pulau Sumatera tepatnya pada tahun 625 M. Ada juga bukti lain yaitu adanya kekuasaan kerajaan Sriwijaya dan ditemukannya batu nisan dengan tulisan Syekh Rukunuddin yang meninggal pada tahun 672 M.

Teori Persia (Iran)

Setelah itu ada juga Teori Persia (Iran) yang didukung oleh Husen Djadjadiningrat serta Umar Amin Husen. Teori ini menyebutkan bahwa awal mula sejarah masuknya agama Islam ke Indonesia berasal dari Negara Persia yang kini bernama Iran. Djadjadiningrat menyebutkan bahwa teori ini sangat berkesinambungan dengan awal mula masuknya Islam ke Indonesia karena banyak sekali kebudayaan Islam di Indonesia yang mirip dengan kebudayaan di Negara Persia.

Contohnya yaitu adanya kaligrafi di makam batu nisan dan juga berbagai ritual keagamaan seperti tabot yang ada di daerah Bengkulu dan juga Tabuik dari Sumatera Barat. Djadjadiningrat menganggap bahwa tradisi ini sama persis dengan tradisi yang ada di negara Persia yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram. Namun meskipun demikian, teori ini dianggap kurang cocok. Karena aliran Islam yang ada di Persia adalah Islam Syiah sedangkan yang ada di Indonesia adalah Islam Sunni.

Teori Cina

Terakhir ada Teori Cina yang tentunya menyebutkan bahwa sejarah masuknya Islam di Indonesia berasal dari Cina yang berkembang pada tahun 618 – 905 Masehi pada masa Dinasti Tang. Dalam teori ini Islam dibawa oleh panglima Muslim yaitu Saad bin Waqash yang merupakan panglima dari Madinah di masa kekhalifahan Utsman bin Affan. Bukti menyebutkan juga dalam teori ini bahwa salah satu kota di Cina jadi pusat dakwah Islam lho, tepatnya di kota Kanton.

Teori ini juga didukung dengan adanya buku Islam in Cina yang dituliskan oleh Jean A. Berlie pada tahun 2004. Dalam buku ini disebutkan bahwa hubungan orang Islam dari Arab dengan Cina terjadi pada tahun 713 Masehi. Selain itu diyakini juga bahwa masuknya Islam ke Indonesia bersamaan dengan banyaknya perpindahan orang muslim di Cina ke Asia Tenggara.

Selain itu ada juga bukti lain berupa banyaknya pendakwah yang berasal dari keturunan Cina. Yang mana pendakwah ini sangat berpengaruh pada masa kerajaan Demak yang merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Ada juga yang menyebutkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 Masehi yang diterangkan pada catatan Cina. Dalam catatan tersebut terdapat pemukiman Arab.

Tak hanya itu adanya perdagangan juga sangat mempengaruhi masuknya Islam di Indonesia. Karena memang dengan berdagang para penyebar agama Islam ini berdakwah. Salah satunya yaitu Walisongo yang berdakwah dengan cara berdagang dan berbaur dengan masyarakat.

Itulah beberapa teori masuknya Islam ke Indonesia yang pastinya didukung dengan bukti-bukti yang sah. Adapun untuk penjelasan lebih banyak terkait sejarah ini bisa dilihat dalam buku “Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia” karya Kuntowijoyo.

Artikel Lainnya :

Artikel Terkait