Home » Terbaru » Agama » Bacaan Niat Sholat Jenazah bagi Perempuan dan Laki-laki

Bacaan Niat Sholat Jenazah bagi Perempuan dan Laki-laki

wisnu April 13, 2024

Niat sholat jenazah hingga selesai tentu berbeda dengan sholat wajib 5 waktu atau sholat sunnah pada umumnya. Mengetahui tata cara sholat Jenazah sangat penting apabila ada keluarga maupun saudara yang meninggal.

Dalam buku Rahasia Sholatnya Orang-orang Makrifat yang ditulis oleh Imam Al Ghazali, ada perbedaan untuk sholat jenazah dan sholat fardhu biasa. Jika sholat fardhu unutk mendekatkan diri dan berdzikir kepada Allah STW, sementara sholat jenazah untuk mendapatkan mengampunan di sisi-Nya.

Begini Hukum Sholat Jenazah Bagi Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Hadis

Begini-Hukum-Sholat-Jenazah-Bagi-Laki-laki-dan-Perempuan-Berdasarkan-Hadis

Bagi umat Islam, hukum menjalankan sholat jenazah yaitu fardhu kifayah dan diwajibkan untuk melakukannya berjamaah (tidak sendiri). Hal tersebut terdapat dalam salah satu sabda Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Abu Hurairah yang artinya:

“Ketika ada seorang laki-laki meninggal dalam berutang disampaikan kepada Rasulullah, maka beliau bertanya apakah ia meninggalkan harta untuk membayar hutangnya. Jika dikatakan ia meninggalkan hartanya untuk membayar hutang, maka beliau akan mensalatkannya. Jika tidak, maka beliau akan memerintahkan kepada kaum muslimin, ‘salatkanlah temanmu ini’,” (HR Bukhari Muslim).

Kesimpulannya, apabila ada sebagian kaum muslimin yang telah mengerjakannya, maka bagi yang tidak mengerjakannya tidak berdosa. Sebaliknya, jika tidak ada yang mengurusnya sama sekali maka semua kaum muslimin yang berada di sekitarnya akan berdosa.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Sholat Jenazah yang di Anjurkan, Bolehkah Melakukannya di Rumah?

Waktu-dan-Tempat-Pelaksanaan-Sholat-Jenazah-yang-di-anjurkan-Bolehkah-Melakukannya-di-Rumah

Untuk waktu pelaksanaan sholat jenazah dapat dilakukan kapan pun kecuali pada 3 waktu. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Muslim, dimana Rasulullah SAW mengatakan:

Ada tiga waktu, yang mana Rasulullah SAW telah melarang kita untuk salat atau menguburkan jenazah pada waktu-waktu tersebut.

(Pertama), saat matahari terbit hingga ia agak meninggi, (Kedua), saat matahari tepat berada di pertengahan langit (tengah hari tepat) hingga ia telah condong ke barat,

(Ketiga), saat matahari hampir terbenam, hingga ia terbenam sama sekali.” (HR Muslim).

Selain itu, untuk lokasi atau tempat dilaksanakannya sholat jenazah dapat dilakukan dimana saja selama bersih dan layak. Pernyataan tersebut juga sesuai dengan hadis riwayat Muslim yaitu:

“Bahwa ketika Sa’d bin Abu Waqash meninggal, Aisyah berkata: ‘Masukkanlah ia ke dalam masjid hingga aku bisa mensalatkannya.’

Namun mereka tidak menyetujuinya, maka ia pun berkata: ‘Demi Allah, sungguh Rasulullah SAW telah mensalatkan jenazah dua orang putra Baidla` di dalam masjid, yaitu Suhail dan saudaranya.’

Muslim berkata; ‘Suhail bin Da’d adalah Ibnul Baidla`, dan ibunya adalah Baidla’,” (Hadis Riwayat Muslim).

Syarat Sah Sholat Jenazah dan Orang yang Berhak Mengurus Jenazah

Syarat-Sah-Sholat-Jenazah-dan-Orang-yang-Berhak-Mengurus-Jenazah

Sama seperti sholat fardhu atau sunnah lainnya, sholat jenazah juga memiliki syarat-syarat tertentu agar sholatnya dapat dikatakan sah sebagai berikut.

Syarat sah sholat jenazah:

  • Wajib menutupi aurat mulai dari hadas kecil maupun hadas besar, suci pakaian dan tempatnya menghadap kiblat.
  • Jenazah telah dimandikan dan diberi kain kafan
  • Taruh jenazah di sebelah kiblat yang menyalatkannya, kecuali jika sholat tersebut dijalankan berada di dekat makamnya (sholat gaib).

Syarat sah orang yang berhak mengurus jenazah:

  • Orang yang memiliki wasiat, kecuali orang yang fasik atau ahli bidah
  • Ulama (pemimpin agama)
  • Orang tua dari jenazah
  • Anak kandung si jenazah
  • Keluarga terdekat, dan
  • Kaum muslimin.

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Dhuha dan Artinya Lengkap Tulisan Arab Latin

Tata Cara dan Niat Sholat Jenazah Untuk Laki-laki dan Perempuan Dalam Arab, Latin Beserta Artinya

Tata-Cara-dan-Niat-Sholat-Jenazah-Untuk-Laki-laki-dan-Perempuan-Dalam-Arab-Latin-Beserta-Artinya

Setelah mengetahui hukum, syarat sah, waktu dan pelaksanaan, kini ada tata cara sholat jenazah yang perlu diketahui. Ternyata cara menyolatkan jenazah laki-laki dan perempuan memiiliki perbedaan pada doanya.

Untuk lebih lengkapnya, begini niat dan tata cara sholat jenazah khusus laki-laki dan perempuan lengkap berserta dengan doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4 dengan benar dalam Islam yang admin diskop.id bagikan di bawah ini.

1. Niat Sholat Jenazah

Niat sholat jenazah laki-laki (sendiri)

أُصَلِّي عَلَى هَذَا الـمَيِّتِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzal mayyiti fardhon lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat shalat atas mayit laki-laki ini fardu karena Allah SWT.”

Niat sholat jenazah laki-laki (berjamaah)

أُصَلِّي عَلَى هذا الـمَيِّت فَرْضًا ماموما للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzal mayyiti fardhon ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit laki-laki ini fardu menjadi makmum karena Allah SWT.”

Niat sholat jenazah perempuan (sendiri)

أُصَلِّي عَلَى هذة الـمَيِّتَةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit perempuan ini fardu karena Allah SWT.”

Niat sholat jenazah perempuan (berjamaah)

أُصَلِّي عَلَى هذة الـمَيِّتَةِ فَرْضًا ماموما للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit perempuan ini fardu menjadi makmum karena Allah SWT.”

2. Takbir Pertama

Jika sudah membaca niat, kemudian lakukan takbiraturl ihram dan letakkan tangan diatas pusar. Setelah itu baca surat Al-Fatihah

3. Takbir Kedua

Kemudian lakukan takbiratul ihram kedua dan letakkan tangan di atas pusar. Lalu, bacalah sholawat Nabi Ibrahimiyah yang sering dibacakan dan dianggap lebih afdal, yaitu:

إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allohumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.

Allohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, Sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia, Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, Sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

4. Takbir Ketiga

Dilanjutkan dengan takbir ketiga dan letakkan tangan di atas pusar. Kemudian bacalah doa untuk jenazah. Berikut ini adalah bacaan doa untuk laki-laki dan wanita yang meninggal diantarnaya:

Doa Jenazah Laki-laki

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’ madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa ‘aidz hu min ‘adzaabil qobri wa fitnati hi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilan rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.”

Doa Jenazah Perempuan

بَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.

5. Takbir Keempat

Selanjutnya, takbir terakhir beserta gerakannya dan lalu meletakkan tangan di atas pusar. Kemudian bacakanlah doa untuk laki-laki atau perempuan sebagai berikut.

Doa untuk Laki-laki

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan cobai kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Doa untuk Perempuan

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa.

Baca Juga: Doa Mandi Wajib Setelah Haid, Nifas, Berhubungan & Keluar Mani

Artikel Terkait