Home » Terbaru » Pendidikan » 9 Teknik Dasar Bola Voli dan Penjelasannya (Lengkap)

9 Teknik Dasar Bola Voli dan Penjelasannya (Lengkap)

izan_alhasani February 27, 2024

Ada berbagai teknik dasar bola voli yang biasanya dilakukan oleh seorang atlet untuk mendapatkan banyak poin. Setiap teknik dalam permainan voli memiliki tujuannya yang berbeda-beda. Mulai dari servis untuk memulai permainan hingga teknik menyerang lawan.

Dalam suatu pertandingan, para atlet olahraga voli memiliki teknik andalannya masing-masing. Bola voli akan dipukul dengan teknik tertentu supaya bisa melewati bagian atas net. Dengan begitu pemaian dapat mencetak skor dan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.

Berbagai Teknik Dasar Bola Voli

Ketika bermain voli terdapat berbagai teknik dasar yang sering dijadikan strategi untuk mengalahkan lawan. Teknik-teknik ini sering dilakukan untuk melambungkan bola voli sampai melewati net lawan untuk mendapatkan poin.

1. Servis

Servis

Setiap permainan olahraga pasti ada gerakan yang dilakukan sebagai tanda dimulainya pertandingan. Gerakan tersebut biasanya disebut sebagai servis atau serving. Dalam olahraga voli, gerakan ini menjadi teknik dasar yang wajib dikuasai oleh semua atlet.

Servis dalam teknik dasar bola voli dilakukan dengan cara memukul bola ke arah tim lawan. Jika sudah melakukan servis, maka pertandingan dianggap sudah mulai. Ada beberapa teknik servis yang sering dijadikan strategi, yaitu:

a. Float Service

Float service atau servis mengambang merupakan teknik untuk melambungkan bola ke udara agar bisa sampai ke area lawan. Cara melakukan servis ini adalah dengan memukul bola tanpa membuatnya berputar-putar sehingga dapat bergerak secara horizontal.

b. Jump Service

Jump service atau teknik dasar bola voli servis lompat dilakukan dengan melempar bola secara vertikal. Agar dapat sampai ke area lawan tanpa bisa ditangkis, seorang atlet biasanya menambahkan gerakan melompat untuk menambah kekuatan bola.

c. Overhand Service

Jenis servis ini mirip dengan teknik jump service, tetapi atlet tidak perlu melompat. Dalam overhand servis, atlet hanya perlu memukul bola menggunakan telapak tangan. Pukulan akan dilakukan ketika bola sudah berada di atas bahu.

d. Underhand Service

Servis tangan bawah merupakan teknik dasar yang dilakukan dengan melempar bola pada ketinggian rendah. Apabila posisi bola sudah benar, atlet bisa mulai memukulnya dengan gerakan tangan menggenggam yang diayunkan pada area di bawah bahu.

e. Service Ace

Teknik service ace memungkin atlet untuk memukul bola sekuat mungkin dengan kecepatan yang tak terprediksi. Pukulan ini sering disebut sebagai servis maut karena sulit ditangkis dan selalu mencetak skor di awal pertandingan.

2. Forearm Passing

Forearm Passing

Forearm adalah teknik dasar bola voli passing yang tujuannya untuk menggiring dan memantulkan bola kepada pemain lain. Seperti namanya teknik ini dilakukan dengan berfokus pada kekuatan yang ada di bagian lengan bawah.

Pada teknik forearm passing, seorang pemain voli akan memaksimalkan kekuatan lengan depan untuk memantulkan bola. Dengan begitu, bola dapat berpindah ke pemain satu tim untuk kemudian dioperkan ke tim lawan.

3. Bumping

Bumping merupakan salah satu teknik dasar bola voli untuk mengoper bola. Cara melakukannya cukup mudah, yaitu dengan mengunci kedua lengan supaya bisa dijadikan media untuk memantulkan bola voli ke arah lawan.

4. Overhand Passing

Overhand adalah teknik dasar bola voli passing atas yang dipilih oleh para atlet untuk mengoper bola menggunakan tangan terbuka di atas kepala. Teknik ini mampu memantulkan bola ke anggota satu tim dengan lebih mudah karena memanfaatkan dua kekuatan telapak tangan.

5. Attacking

Tak hanya perlu mempelajari teknik passing, atlet voli juga harus bisa melakukan attacking atau gerakan menyerang lawan. Ada beberapa teknik dalam gerakan attacking yang sering dilakukan dalam permainan bola voli, yakni:

a. Hitting

Hitting atau yang sering disebut sebagai spiking adalah teknik menyerang yang dilakukan saat pemain melompat sambil memukul bola menggunakan satu tangan terbuka. Tingkat keberhasilan teknik dini dipengaruhi oleh kekuatan atlet saat memukul bola.

b. Heat

Teknik serangan heat baru bisa dilaksanakan apabila pemain voli menambahkan daya pukul saat melakukan heating. Pada dasarnya teknik ini hanya menambah kekuatan ekstra pada pukulan bola voli agar bisa melambung jauh.

c. Off-Speed Hit

Off-speed hit memiliki gerakan yang mirip dengan teknik hit. Bedanya teknik ini lebih berfokus pada daya putar. Biasanya atlet melakukannya untuk mengecoh lawan karena arah bola lebih sulit untuk diprediksi.

d. Tip

Tip merupakan teknik serangan yang berfokus pada daya kekuatan pukulan dengan menyentuh bagian ujung bola supaya arahnya berbalik melalui bagian atas jaring net. Atlet voli biasanya menggunakan jemari atau kepalan tangan ketika melakukan teknik ini.

e. Roll Shot

Roll shot merupakan teknik dasar bola voli untuk menyerang lawan yang mirip dengan hitting. Apabila dalam teknik hitting atlet memberikan pukulan sekuat-kuatnya, maka dalam teknik ini bola dipukul dengan kekuatan yang pelan.

f. Back Row Attack

Berbeda dengan teknik lainnya, back arrow attack membutuhkan kekuatan dari dua pemain. Biasanya teknik ini dijalankan untuk mengelabuhi lawan. Pemain pertama berpura-pura akan menyerang dan diikuti oleh pemain kedua yang mengikuti gerakan ancang-ancang.

6. Blocking

Blocking adalah teknik dasar pertahanan bola voli yang harus dikuasai. Dalam teknik ini, atlet berusaha untuk melindungi areanya supaya tidak bisa ditembus bola. Faktor yang perlu diperhatikan pada blocking adalah daya tahan tubuh, posisi, dan waktu.

Untuk mendapatkan daya tahan yang lebih kuat, biasanya para atlet akan memasang kuda-kuda. Selain itu atlet juga bisa menggunakan lengan untuk membantu menahan serangan bola. Pemain melakukan gerakan blocking dengan melompat atau berdiam diri.

7. Digging

Teknik dasar bola voli yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan bola adalah digging. Umumnya teknik ini sering disebut sebagai beach dig, deep dish, dan diving. Namun digging hanya dilakukan jika pemain berada dalam keadaan darurat.

Misalnya ketika bola lawan hampir mengenai area tim yang memungkinkan lawan untuk mencetak skor. Apabila kondisi tersebut terjadi, pemain harus melompat ke arah bola dan merentangkan tangan supaya tidak sampai menyentuh bagian bawah lapangan.

8. Volleying

Volleying merupakan teknik mengoper bola supaya pemain yang menerima umpan dapat melakukan setting. Dalam teknik ini pemain akan memanfaatkan gerakan tangan dan kelenturan jari untuk mengayunkan bola voli.

Ketika bola datang, pemain akan menangkapnya dengan tangan atau jemari yang membentuk diamond shape untuk menghalau bola. Setelah itu, bola jadi lebih mudah dioper ke pemain kedua untuk diatur arah serangannya. Kemudian pemain ketiga akan melakukan serangan ke landasan lawan.

9. Setting

Setting atau assist adalah teknik dasar dalam pertandingan bola voli yang baru diterapkan sesudah bola memantul pertama kali pada tahap volleying. Bola kemudian akan diarahkan ke pemain kedua yang tugasnya melakukan setting dan mengatur putaran bola sebelum menyerang lawan.

Dengan melakukan teknik dasar bola voli, seorang atlet mampu mencetak banyak skor dalam sekali permainan. Setiap teknik memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, sehingga biasanya atlet hanya mengandalkan beberapa gerakan saja.

Baca Juga:

Artikel Terkait